![]() |
| Ilustrasi |
Ada ibu yang memutilasi anaknya sendiri, dengan alasan sepele.
Penilaian pertama sih, gile tegel amat ya tuh ibu. Tega banget ya. Bejad. Dasar gila. Kurang ibadah kali tuh, kurang iman. Astaghfirullaah..
Iya..iya..bolehlah kita menilai seperti itu dan mungkin menginginkan dia pun segera mati sebagai balasan perbuatan jahatnya.
Tapi tunggu..
Sepertinya ini sebuah pembelajaran buat kita semua para ibu seperti saya, apalagi bapak-bapak.
Setiap wanita yang memiliki anak, dia tak boleh sendirian, bukan 100% tugasnya mengasuh, membesarkan, memberi nafkah, mendidik, bahkan tetek bengeknya dia semua yang urus. Capek lahir dan batin, tau..
Wanita bukan robot, wanita bukan malaikat, wanita tak perlu diimingi-imingi. Wanita itu emosional. Jiwanya mudah terombang ambing.
Wanita hanya ingin dan perlu dibantu...!!
Jika dia merasa lelah, gak ada kegiatan positif, lama-lama akan depresi, tak punya tempat mengadu, tak punya hiburan jiwa, yakin deh "bisikan negatif" akan selalu menghantui dirinya. Yang terjadi adalah nekat...
Jangan bilang dia gak punya agama, jangan nilai dia gak punya iman.. ada.. tapi tidak seimbang.
Yang bisa menyeimbangi adalah manusia. Setelah ada hubungan kepada Tuhan, ya harus juga ada hubungan kepada manusia.
"Hablum minallaah, hablum minannass"
Kepada ibu-ibu yang sedang depresi, kita gak sendirian, banyak juga yang depresi. Jika belum juga menemukan solusi dari orang lain, carilah solusi penghiburan diri.
Berkumpullah dengan orang yang kreatif, bergabunglah dengan orang yang baik, bertemulah dengan orang-orang yang mampu berdiri kembali setelah terpuruk.
Tetap semangat menjalani hidup. Hidup itu indah, asal kita tau jalannya. Keep fight..!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar