Senin, 10 Oktober 2016

Cara langit itu ada di Doa Ibu



Suatu ketika saya juga pernah menjumpai hal yang menakjubkan. Saat parkir motor di sebuah mini market, saya melihat ada seorang ibu muda, mengendarai sepeda ontel yg ditambah 'beronjong' belakang sebelah kanan dan kiri. Karena sudah sore, 'beronjong' itu penuh berisikan barang rongsokan. Mungkin tepatnya membludak sampai keatas 'beronjong', sesekali stang sepedanya oleng karena beban yang dibawa melebihi kapasitas sebuah sepeda ontel tua.



Namun sepertinya bukan karena beban berlebih sehingga ia kesulitan mengendarai sepeda nya. Tapi Karena ia berusaha melindungi bayinya dalam gendongan jariknya. Bayi itu mungkin seusia alma, sekitar 8bulan. Bayi itu terlihat tenang dan nyaman dalam gendongan ibunya. Ah, saya jadi ingat alma dirumah...

Lagi - lagi saya kaget karena tiba - tiba ada seorang anak muda, perempuan, mungkin usianya 20an. Memberhentikan sepeda motor nya tepat didepan ontel ibu itu. Sontak ibu ini kaget berhenti, dan anak muda itu memberikan beberapa lembar rupiah dari dalam tasnya. Sepintas saya melihat senyum lebar ibu itu dan tatapan lucu bayinya yang berusaha menjendul-jendul dari gendongan jariknya karena penasaran ada peristiwa apa didepannya. Anak muda itu pun membalas senyuman ibunya dan langsung melesat dengan motornya. Tanpa kata-kata.

Ah, anak muda ini tau bagaimana cara menghormati seorang ibu. Semoga cita-cita mu tercapai ya, karena mulia nya akhlak mu.

Terima kasih atas inspirasinya.

Catatan Nunik Nurhayati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar